Awal dari sebuah keputusan

Mungkin kita sekarang sama. Sama dalam memperjuangkan impian dan tujuan kita. Mungkin yang membedakan hanyalah kita memperjuangkan impian kita masing-masing, aku dengan sejuta impianku dan tujuanku dan kau pun seperti itu, kita memperjuangkan impian kita masing-masing bukan impian kita yang sempat kita buat dulu. Kelak kita akan bertemu sebagai dua orang asing yang akan memulai perkenalan dari awal lagi dan aku harap sudah tak ada lagi pertanyaan tentang rasa yang pernah kita rasakan dulu. Dan tak ada lagi rencana dan impian yang kita rancang kembali. Biar semuanya berjalan semestinya jika impian yang dulu terjadi aku yakin itu adalah pilihan terbaik dari tuhan untukku dan untukmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diam

Sadarlah hati